Boliyohuto, Panipi dan GoBar Direkomendasi Oleh DPD RI

tim kerja Komite 1 DPD RI foto bersama usai Rapat Konsolidasi Nasional Pembentukan Daerah Otonom Baru (PDOB)
tim kerja Komite 1 DPD RI foto bersama usai Rapat Konsolidasi Nasional Pembentukan Daerah Otonom Baru (PDOB)

RadarGorontalo.com, JAKARTA – Akhirnya Kabupaten Boliyohuto dan Panipi Raya rekomendasi pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) yang akan dibahas oleh pemerintah pusat. Kepastian ini setelag Wakil Bupati Fadli Hasan, mengikuti rapat tim kerja Komite 1 DPD RI dalam rangka Rapat Konsolidasi Nasional Pembentukan Daerah Otonom Baru (PDOB), yang diikuti oleh 15 Provinsi, 129 Kabupaten, dan 27 Kota di Indonesia. Rapat yang dipimpin oleh Akhmad Muqowam tersebut berlangsung di Gedung Nusantara V DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (04/10). Selain Boliyohuto dan Panipi Raya, Gorontalo Barat juga yang direkomendasikan untuk segera dibentuk. Bahkan Wabup FH menandatangani komitmen penetapan Kabupaten Boliyohuto dan Kabupaten Panipi yang tergabung dalam wilayah timur 1.

Usai rapat, Wabup Fadli yang didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman mengatakan, DPD telah menyatakan final terhadap masalah DOB. Dan perintah undang undang, harus segera terealisasi. “DPD menyatakan, hasil rapat terakhir ini selanjutnya diserahkan ke DPR dan Pemerintah agar segera melaksanakan pemekaran pada Daerah-Daerah yang sudah diusulkan hari ini.

Bahkan kata Fadli, Komite 1 DPD sepakat jika Pemerintah tidak setuju melaksanakan pemekaran ini berarti Pemerintah menolak untuk mensejahterakan rakyat. “Kita berdoa agar usulan ini segera dibahas di DPR, sehingga mendorong Pemerintah melakukan pembentukan DOB, termasuk Kabupaten Boliyohuto dan Kabupaten Panipi, tukas FH sembari menyampaikan bahwa sebagaimana diatur pada Pasal 31 UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah untuk mewujudkan efektivitas peyelenggaraan Pemerintahan Daerah, maka pemekaran daerah memang harus diwujudkan berdasarkan pertimbangan aspek Politis, Ekonomi, Kewilayahan, guna kesejahteraan masyarakat di daerah. (RG-31)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *