BNN Amankan 2 Pria Penjemput 43 Gram Ganja di Jasa Pengiriman

Ilust by Anwart

RadarGorontalo.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo mengamankan dua pria asal Gorontalo berinisial HA alias Sep dan MQM alias Moh saat hendak akan menjemput paket di salah satu jasa pengiriman. Dua pria itu diamankan beserta barang bukti 43 gram narkotika jenis ganja senilai Rp 40 Juta dan telephone seluler.

Kepala BNN Provinsi Gorontalo, Brigjen Pol. Oneng Subroto saat konferensi pers menjelaskan kronologis pengungkapan barang haram ini berawal dari informasi masyarakat bahwa akan masuk dua paket narkotika dari Depok Jawa Barat ke Gorontalo melalui jasa pengiriman barang (TIKI) selama dua hari berturut-turut dari tanggal 19-20 Januari 2019.

Dari informasi awal itu, BNN Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Interdiksi Udara BNN RI di Bandara Soekarno Hatta Jakarta memantau pergerak paket tersebut. Benar ada pengiriman paket yang dicurigai narkotika jenis ganja dari Depok ke Gorontalo dengan penerima HA dan MQM.

Kepala BNNP Provinsi Gorontalo, Brigjen Oneng Subroto saat konferensi pers penangkapan 2 pria dan barang bukti ganja

Informasi tersebut langsung direspon dan dilakukan penyelidikan oleh tim tindak BNN Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan pihak jasa pengiriman TIKI. “hari Sabtu (19/1) sekitar pukul 22.40 WITA, kami berhasil mengamankan HA di jasa pengiriman, kita amankan dan kita interogasi,” ujarnya.

Usai mendapatkan informasi dari HA, keesokan harinya, petugas BNN kembali menyiapkan strategi penangkapan terhadap MQM di tempat jasa pengiriman, namun sayang MQM berhasil lolos.

Namun demikian, perburuan terhadap MQM pun berakhir saat petugas melakukan penggerebekan di rumahnya di Kota Gorontalo. Petugas menemukan barang bukti 1 kotak kecil yang berisikan paket ganja di dalam rumah. “Perburuan tetap dilanjutkan dengan target pengirim barang haram itu,” tambahnya. (Goes)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *