BI Pastikan Gorontalo Aman Skimming

RadarGorontalo.com – Pencurian data nasabah alias skimming hingga berujung pada pencurian dana di rekening, memang belum terjadi di Gorontalo. Walau begitu, Bank Indonesia perwakilan Gorontalo meminta pihak perbankan melakukan tindakan pereventif berupa memaksimalkan pengecekan keamanan di tiap gerai ATM.

Dalam konfrensi persnya, Jumat (23/3), Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Akhmad Kosasih menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh lembaga perbankan di Gorontalo terkait aksi skimming yang terjadi di daerah lain. Alhamdulillah, di Gorontalo belum ada aksi serupa.

Kendati demikian, kata Kosasih, pihaknya mendorong lembaga perbankan untuk terus melakukan tindakan pencegahan, seperti melakukan pengecekan rutin ke setiap gerai ATM. Dengan cara ini, akan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para nasabah dalam bertransaksi. Disisi lain, Kosasih juga menjelaskan, saat ini BI tengah mendorong perbankan untuk melakukan migrasi kartu ATM, dari magnetic stripe ke sistem chip. Penggunaan chip diklaim lebih aman, karena sangat sulit untuk dibobol menggunakan skimmer oleh pelaku kriminal. “migrasi dari magnetic stripe ke chip itu wajib. Ini akan dimulai dari 2018 dan ditargetkan tuntas hingga 2021,” ungkapnya.

Soal aksi skimming sendiri, menurut Kosasih tidak hanya terjadi di satu bank saja, namun ada beberapa bank yang terkena dampaknya. Kasus yang terjadi beberapa waktu terakhir, belum terdeteksi apakah ada keterlibatan orang dalam atau tidak. Tapi untuk masyarakat Gorontalo, tak perlu khawatir. Karena BI saat ini, terus berkoordinasi dengan OJK dan kepolisian. Tak cuma perbankan, masyarakat juga dihimbau melakukan pencegahan dengan cara rutin mengganti enam digit PIN ATM miliknya. Cara ini cukup ampuh, untuk menghindari terjadinya pencurian data. (rg-34)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *