Sen. Mei 20th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Bersama Rakyat TNI Kuat, Drama Kolosal Warnai HUT TNI ke 72

2 min read
Penampilan drama kolosal perang Ambarawa, yang diperankan mahasiswa binaan Kodim 1304 Gorontalo dan Prajurit TNI.

RadarGorontalo.com – Acara puncak peringatan HUT TNI ke 72 digelar di lapangan David Toni dengan menampilkan drama kolosal perang ambarawa, Kamis, (5/10).

Drama kolosal perang ambarawa tersebut diperankan oleh mahasiswa dan Prajurit TNI Gorontalo.

Pantauan Radar Gorontalo, hari puncak perayaan HUT TNI yang mengambil tema “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Mandiri , Berdaulat, Berkepribadian Adil dan Makmur” dimulai dengan upacara yang dipimpin Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Acara kemudian menampilkan drama kolosal dengan tema detik-detik perjuangan Jenderal Soedirman melawan penjajah Belanda.

Lalu dilanjutkan dengan penampilan prajurit melakukan beberapa seni bela diri. Penampilan bela diri ini bertujuan menunjukkan TNI juga menjadi bagian pelestarian seni Tanah Air.

Para prajurit yang menampilkan seni bela diri, menunjukan keahlian seorang prajurit TNI tanpa menggunakan senjata. Beberapa atraksi bela diri yang ditunjukan cukup menegangkan ratusan masyarakat dan tamu undangan.

Dimana prajurit melakukan aksi memecahkan benda dengan menggunakan tangan hingga kepala.

Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf. Dadang Ismail Marzuki, menjelaskan konsep drama tersebut mau menunjukkan jati diri TNI, sebagai tentara beridiologi, tentara yang berpihak pada rakyat, tentara yang selalu siaga mengamankan bangsa dan negara, serta tentara yang menjunjung tinggi semangat korsa.

“Konsep drama sebenarnya latar belakang terbentuknya TNI, yang ditandai dengan perjuangan Jenderal Sudirman sebagai tokoh utama. Selain itu untuk masyarakat juga agar tidak melupakan sejarah yang ada dan memghargai jasa para pahlawan,” terangnya.

Dijelaskannya, sengaja drama kolosal ambarawa di tampilkan, agar masyarakat tau khususnya para pemuda Gorontalo, bagaimana perjuangan para leluhur saat memperjuangkan bangsa ini.

Perjuangan ambarawa ini juga, merupakan cikal bakal terbentuknya satuan yang ada di TNI. “TNI terbentuk dan lahir dari perjuangan ambarawa,” ujarnya.

Disamping itu juga Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, yang bertindak selaku inspektur upacara, membacakan amanah Panglima Besar TNI.

Salah satu amanah panglima yang disampaikan yaitu penyelanggaraan HUT TNI pada hakektanya merupakan salah satu bentuk laporan pertangungjawaban TNI, kepada rakyat. (rg-60)

Share

Tinggalkan Balasan