Berkedok Jual Sepatu, Warga Asing Edar Narkoba

ilustrasi
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Masuknya sejumlah warga asing tanpa izin tinggal, menuntut kewaspadaan tinggi dari aparat hingga masyarakat. Fakta mengejutkan diungkap Tim Pengawasan Orang Asing (PORA). Kuat dugaan, dibalik jualan para warga asing itu, terselip sejumlah paket narkoba jenis sabu-sabu siap edar.

Informasi yang diperoleh Radar Gorontalo, para warga asing ini tidak mengantongi izin tinggal alias masuk ke Indonesia secara ileggal. “Informasi torang dapat dorang masuk lewat Bitung dan Manado, kemudian lewat darat masuk ke Gorontalo. Di Gorut Alhamdulillah sudah pernah tertangkap 3 warga Tiongkok, dan sudah dideportasi,” ungkap anggota PORA Gorontalo Risjon K. Sunge, kepada Radar Gorontalo, kamis (24/11).

Menurut sumber lain, yang dikhawatirkan tak cuma masuk secara ilegal ke Gorontalo, namun adalah jualan dari para warga asing ini. Ada indikasi kuat, sepatu dan pakaian yang mereka jual hanyalah kedok, untuk mengelabui aparat. Karena jualan sebenarnya adalah narkoba jenis sabu-sabu. “Di daerah lain (luar gorontalo,red), sudah ditemukan. Dan informasi ini, sudah masuk ke kami,” ungkap sumber tersebut.

Masih menurut sumber, jumlah mereka di Gorontalo terus bertambah. Dugaan kuat mereka tidak tinggal di hotel, namun menyewa kos-kosan hingga ruko. “Berjualan barang-barang, seperti sepatu, pakaian dan kebutuhan fashion lainnya dengan harga jauh lebih murah dengan cara menyasar sekolah-sekolah bahkan instansi pemerintah, hanya modus mereka. Yang sebenarnya mereka jual adalah sabu-sabu,” ungkap sumber tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Gorontalo Bagus Subadrio. SH. MH, ketika dikonfirmasi menjelaskan pihak mereka belum mendapat laporan terkait dugaan adanya warga asin masuk secara ilegal ke Gorontalo. “Kami belum mendapatkan laporan dari teman-teman yang bertugas di kantor Imigrasi. Kita sudah melakukan pengukuhan tim penguatan pada tim pora. Karena dulu ada orang asing yang ditemukan berjualan, kemudian kami deportasi, dan itu kami minta kerjasama dengan stakeholder termasuk Polisi dan Satpol. Kalau seperti indikasi orang asing yang berjualan, ada tim pora dari imigrasian yang menanganinya, langsung di laporkan ke sana saja,” terang Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Gorontalo Bagus Subadrio. SH. MH. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *