Berjuang ke DPR-RI, Idah Tak Andalkan Rusli

Ilust by Anwart

RadarGorontalo.com – Pernah dengar nama Desa Kuala Lumpur? Ibu Idah sudah sampai ke sana. Desa yang terletak di Kecamatan Paguyaman ini memang belum banyak orang yang tau.

Kemarin ketika Ibu Ida mengatakan kalau dia baru pulang dari Desa Singapur dikira bergurau, ternyata benar ada Desa di Gorontalo namanya Singapur.

Ketua Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) ini ternyata sudah sangat lama gentayangan dari desa ke desa, dia datang lengkap dengan tenaga tenaga pendidik, yang mau jadi juru rias pengantin atau salon, Ibu Idah bawa ahli rias dan memberi kursus.

Yang mau membuat kerajinan sandal, istri Gubernur ini juga bawa tenaga pengajarnya, begitu juga kerajinan keset, MC. Sungguh program yang sangat cerdas.

Betapa tidak, semua program yang di bawah mantan birokrat ini sangat dibutuhkan rakyat kecil, karena dengan menguasai keterampilan itu, mereka bisa memiliki penghasilan.

Hebatnya lagi dalam program itu, Idah menggandeng Mandiri Syariah untuk pemasarannya. Tapi kata ibu Idah yang menggembirakan ternyata para ibu ibu sudah bisa menjual produk mereka secara langsung ke konsumen. “Sudah tak sampai ke Bank barangnya udah terjual,” kata ibu Idah.

Jadi sekarang ini mereka sudah berproduksi dan sudah pula menjualnya. Kegiatan ini sudah lama dia lakukan bahkan masih aktif sebagai Ketua Tim Penggerak PKK. Mau tau, program ini menggunakan dana pribadinya, soalnya kalau mau gunakan APBD ribet dan lama prosesnya.

Jadi ternyata Idah sudah kerja sejak lama karena dia tidak mau hanya mengandalkan dan menggantungkan nasibnya pada nama besar suaminya. Idah ingin menunjukan bahwa kalau dia lolos ke DPR RI itu adalah hasil kerja kerasnya, bukan karena dia istri Gubernur. (rg-25)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *