Sen. Mei 20th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Berikut 34 Kasus Pelecehan Anak di Kota Gorontalo

2 min read
Ilust

RadarGorontalo.com – Ketagori Laya Anak untuk Kota Gorontalo, masih sangat jauh. Selain harus memenuhi 24 indikator, sebagai syarat utama. Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, harus benar-benar bekerja ekstra, khususnya dalam menanganai kasus anak sebagai korban. Yang masih terjadi, dan mencapai 34 kasus di tahun ini sejak Bulan Januari hingga Juli silam.

Berdasarkan jenis kasusnya, data yang dihimpun RadarGorontalo.Com melalui DPPKB-P3A Kota Gorontalo, kasus-kasus tersebut diantaranya, 18 kasus pencabulan terhadap anak, dan 20 kasus penganiayaan terhadap anak. Mirisnya lagi, pelaku kekerasan, pelecehan atau pencabulan terhadap anak ini, merupakan orang-orang terdekat orang tua korban. Demikian kata Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan, P2TP2A Kota Gorontalo, Rusmin Jafar, saat ditemui RadarGorontalo.com.

Upaya yang dilakukan instansi terkait ini, selain memaksimalkan peran serta Forum Anak, baik di tingkat Kota, Kecamatan hingga Kelurahan. Dinas yang menangani perkara perempuan dan anak tersebut, terus melakukan peningkatan program P2TP2A dilingkungan masyarakat. “Guna memberikan penguatan pemahaman terhadap masyarakat,” ujarnya.

Contoh kasus pelecehan seksual terhadap anak, dihimpun RadarGorontalo.Com, seperti dugaan kasus yang dilakukan penemudi bentor, pada Bulan Juli kemarin. Dimana kasus itu bermula saat pelaku tengah menunggu waktu bel pulang sekolah berdering. Menjemput anaknya yang secara kebetulan, di sekolah yang sama korban menuntut ilmu.

Ketika waktu pulang anak sekolah tiba, ditengah pelaku sedang menunggu anaknya. Tiba-tiba korban keluar sekolah terlebih dahulu, kemudian pelaku pun mulai beraksi. Pelaku memanggil korban, dan membujuk korban dengan uang Rp 10.000.  Berhasil melumpuhkan korban dengan uang Rp 10.000, pelaku langsung melecehkan korban. Kepolosan korban pun menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan pihak berwajib. (rg-62)

Share

Tinggalkan Balasan