Berebut Dukungan Parpol, DAMAI – UNGGUL Adu Cepat

RadarGorontalo.com – Sebenarnya tanpa partai politik pun, dua pasangan calon jalur independen di Pilkada Boalemo, sudah perkasa. Satu-satunya, peserta pilkada yang dianggap paling kuat, tak bisa ikut serta. Kendati demikian, baik pasangan DAMAI maupun UNGGUL, keduanya tak mau pongah. 7 partai politik yang ‘tak bertuan’ diburu dukungannya, termasuk dukungan Golkar sebagai partai peraih kursi terbanyak di parlemen Boalemo.

Kendati dua paslon independen ini sama-sama memburu dukungan partai, tapi yang terlihat ngotot adalah pasangan Uwes Abubakar – Buyung Puluhulawa (UNGGUL) yang terlihat ngotot. Dari 7 partai yang bercokol di parlemen, UNGGUL resmi mendapatkan dukungan Hanura. Sedangkan partai lain masih dalam penjajakan. juru Bicara pasangan UNGGUL Jefry Rumampuk ketika dihubungi membenarkan hal itu. Selain Hanura yang resmi menyatakan sikap, ada beberapa partai yang sudah melakukan komunikasi politik. Termasuk Partai demokrat yang sudah memberikan sinyal positif. “ Pengurus Partai Demokrat Provinsi Gorontalo sudah memberikan sinyal mendukung pasangan UNGGUL dan tinggal menunggu hasil rapat pleno pengurus DPC partai Demokrat Kabupaten Boalemo,” ungkapnya.

Sedangkan DAMAI melalui calon wakil bupatinya Anas Yusuf, kendati diakui belum ada dukungan resmi, tapi saat ini sejumlah petinggi partai politik, sudah ada yang bergabung. Bahkan, Anas mengklaim ada dua partai yang sudah pasti mendukung DAMAI. “Ada 2 partai pasti mendukung DAMAI meskipun belum ada pernyataan sikap secara tertulis. Akan tetapi pimpinannya sudah menyatakan OK. Tinggal menunggu legalitasnya,” paparnya. Sayang, Anas belum mau memberikan bocoran nama partai yang disebutnya itu. “Mohon maaf, nama parpol saat ini belum bisa kami sebutkan. Tapi yang pasti, dukungan mereka sudah bulat. Dan kami DAMAI terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung,” jawabnya diplomatis.

Seperti diketahui, hasil Pileg 2014, mendudukkan 7 partai politik di Parlemen Boalemo. Dengan komposisi, Partai Golkar 8 Kursi, Demokrat 4 kursi, PDIP 4 kursi, Gerindra 3 Kursi, PPP 3 kursi, Hanura 2 kursi dan terakhir PKS 1 kursi. Sebelumnya, seluruh parpol tersebut adalah pendukung pasangan Petahana yang gagal maju di pilkada. Terjegalnya pasangan PAHAM, membuat kekuatan dua kubu independen bisa dikata berimbang. Dari 7 parpol yang diperebutkan dukungannya, Golkar bakal menjadi penentu. Dukungan beringin, akan sangat mempengaruhi hasil pilkada. Wajar, karena Golkar adalah peraih kursi terbanyak. Kedua kubu independen harus bergerak cepat, mengingat deadline waktu yang kian mepet, tinggal 15 hari terhitung mulai hari ini. (rg-45)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *