Berburu Souvenir Jelang Imlek

Pengunjung salah satu Super Market saat berburu pernak pernik Imlek.(Abink/RG)

RadarGorontalo.com – “Paling laris itu lampion sama tempat angpao. Kalau sepekan jelang peryaan, ya masih sepi. Tapi kalau H – 3, Super Market ini dipenuhi pengunjung, berburu pernak pernik Imlek,” ungkap Yani Yasuala. Pria berperawakan tinggi besar, karyawan Super Market Santika Kota Gorontalo, saat ditemui Ahad (11/02) sore.

Abink. Radar Gorontalo.

Ratusan ornamen Imlek seperti lampion, bergantung menghiasi langit Super Market Santika. Merah bergambar naga, menjadi simbol tersendiri bahwa Hari Raya Imlek sudah dekat. Pernak pernik lain, mulai dari tempat uang atau biasa disebut Angpao, gantungan petasan bergambar naga dan patung-patung hiasan. Memadati rak-rak di Super Market, yang terletak di Jalan S. Parman Kelurahan Biawu itu. Harganya pun mudah didapat oleh masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya mereka berdarah Tiong Khoa. Karena hanya berkisar dari Rp 5000, hingga Rp 40.000 lebih.

Super Market milik Ko’ Edi, atau lebih dikenal masyarakat umum dengan sebutan Toko Santika ini. Merupakan satu-satunya super market di Gorontalo, yang menyediakan pernak pernik Imlek. Dibandingkan tahun kemarin, untuk tahun ini Santika belum menyediakan stok yang begitu banyak, mengingat masih panjang pelaksanaan Hari Raya Imlek. “Sepinya pengunjung, karena hari pelaksanaannya masih jauh. Dan pernak pernik paling mahal itu, berharga Rp 300 Ribu. Itu pun, hanya kalangan menengah keatas yang membelinya,” jelas Yani Yasuala.

Setiap tahun, perayaan Imlek sangat dinanti-nanti masyarakat Kota Gorontalo. Tak terkecuali masyarakat penganut agamanya, yang antusias menyambut Hari Raya mereka. Seperti Yuko Yilin, yang ditemui Radar Gorontalo saat mengunjungi Super Market Santika. “Saya itu paling sering belanja tempat angpao, dan itu diperbanyak. Angpao ini kami berikan pada masyarakat, hanya pada hari pelaksanaan Hari Raya saja. Selain itu, ada juga kuliner khas Imlek, dan pakaian imlek barang yang saya beli. Kalau di Santika ini, setiap tahun menjadi tempat mencari pernak pernik Imlek,” tutur Yuko.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.