Bensin Sengaja Dialihkan ke Pertalite?

PERTAMINA ‘Tantang’ SPBU

RadarGorontalo.com – Tercatat, sejak awal 2018 lalu, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium atau bensin, sudah sangat sulit diperoleh masyarakat di SPBU-SPBU, apalagi disaat menjelang sore dan malam hari. Padahal, karena lebih murah dari jenis Pertalite dan Pertamax, tidak sedikit masyarakat ekonomi kecil di provinsi Gorontalo, bahkan mungkin hingga petani untuk menjalankan traktor dan nelayan dalam memenuhi kebutuhan mesin katinting-nya. Yang masih mengharapkan ketersediaan BBM jenis premium ini, memenuhi kebutuhan mereka, untuk kembali mudah didapatkan di SPBU-SPBU, hingga malam hari-nya.

Tidak heran, menyikapi kelangkaan BBM jenis bensin ini, menuai issue adanya dugaan penimbunan yang sengaja dilakukan, entah oleh SPBU atau PT. Pertamina sendiri. Yang tujuannya, diduga tidak lain untuk secara perlahan mengalihkan kebutuhan masyarakat dari bensin ke BBM jenis pertalite atau pertamax.

Menyikapi hal ini, sejumlah petugas SPBU diberbagai lokasi se provinsi Gorontalo, yang dikonfirmasi RADAR, rata-rata mengaku bahwa stok BBM jenis bensin yang didapatkan mereka, telah diatur langsung oleh PT. Pertamina, hanya bisa mengakomodir 8 ribu Kilo Liter per hari saja. Dari sebelumnya, bisa mendapatkan 16 ribu Kilo Liter per hari. “Begitu aturannya pak, dari Pertamina. Untuk BBM jenis premium atau bensin saat ini, kami (SPBU) hanya dijatahkan 8 ribu Kilo Liter per hari saja, dari sebelumnya sampai 16 ribu Kilo Liter,” ujar senada, sejumlah petugas SPBU.

Namun berbeda, konfirmasi yang didapatkan RADAR dari pihak Pertamina, semalam. Raden Tri Wahyu Atmojo selaku Sales Executive Retail Area Gorontalo, dan Rama, SE dari pihak Sulutgo Pertamina. Keduanya, justru menantang dan menegaskan, bahwa kebutuhan akan masing-masing BBM jenis premium di tiap SPBU, itu dikembalikan ke SPBU itu sendiri. “Mau setor berapa? Mau minta 8 ribu KL (Kilo Liter), atau 16 ribu KL, itu akan siap kami (Pertamina) kirimkan,” tegas Rama. (rg-28/rg-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *