Bendahara Panwas Boalemo Tersangka

AKBP. Ade Permana

RadarGorontalo.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Boalemo, resmi menetapkan status tersangka pada Bendahara Panwaslu Kabupaten Boalemo WI (44).

Bendahara tersebut ditetapkan tersangka, atas dugaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 335 juta, pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boalemo 2017. “Bendahara sudah kami tetapkan tersangka, dan akan dilakukan pengembangan kasus, serta kemungkinan besar akan ada tersangka baru lagi dalam perkara ini,” ujar Kapolres Boalemo AKBP. Ade Permana.

Lebih lanjut kata Ade, penyidik juga sudah melakukan penahanan terhadap tersangka, terhitung sejak Rabu, (23/5). “Dalam kasus ini, penyidik menemukan adanya dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi, pada Panwaslu Kabupaten Boalemo. Dimana ada indikasi kelebihan pembayaran gedung, pembayaran peralatan kantor serta pembayaran pajak yang diduga fiktif,” ujarnya.

Hasil audit BPK Gorontalo, dari total anggaran kurang lebih 3 M, BPK menemukan kerugian anggaran di Panwaslu Boalemo. Akibat perbuatannya, WI terancam akan dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999, sebagimana diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pudana korupsi, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.