Rab. Jun 19th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Bawaslu Bakal Panggil ASN di Harla PPP

2 min read
Aleks Kaaba

RadarGorontalo.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo akan segera memanggil oknum ASN yang terlihat menghadiri acara Harla salah satu parpol di Desa LowoO Kecamatan Telaga Jaya, Sabtu pekan lalu.

Anggota Bawaslu Aleks Kaaba menyampaikan bahwa oknum ASN ini akan dimintai klarifikasi atas kehadirannya pada Harla, kata Aleks yang juga Koordinator Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabgor ini.

Kami akan menjadwalkan pemanggilan terhadap oknum ASN ini, ungkap Aleks, sembari menyampaikan pemanggilan bukan dalam kapasitas adanya pelanggaran, namun dalam proses investigasi terhadap informasi awal yang diterima oleh Bawaslu.

“Kita akan memanggil bukan dalam kapasitas pelanggaran, tapi kapasitasnya sebagai upaya penelusuran, dimana penelusuran ini adalah sebagai langkah pencegahan supaya instrumen ASN lebih berhati-hati beraktivitas diluar pekerjaannya sebagai abdi negara dalam masa kampanye sekarang ini.

Apalagi Bupati Gorontalo saat ini adalah ketua partai, sehingga kepada ASN diharapkan untuk tidak ikut dalam politik praktis. “Kita melihat ada indikasi mengarah ke sana (ASN ikut berpolitik).

Jadi kita mau mengundang ASN itu untuk kita klarifikasi terkait kehadiran ybs sendiri ditempat kegiatan tersebut, motivasi kehadirannya itu apa, kita perlu tau, tuturnya.

Klarifikasi yang diminta ini, untuk mengetahui ASN ini datang atas inisiatif sendiri atau diundang pihak partai. “Kita perlu klarifikasi, apakah memang diundang, atau inisiatif sendiri, atau bagaimana kita perlu tahu.

Karena sebagai Bawaslu berdasarkan UU No 7 tahun 2017 ini, Bawaslu diamanatkan untuk mengawasi segala aktivitas ASN berkaitan dengan pelaksanaan tahapan kampanye yang sementara berlangsung. Ini tugas kita,” kata Aleks.

In Shaa Allah Bawaslu akan menjadwalkan secepatnya. “Hari ini jadwal kita cukup padat, tapi kita akan segera lakukan rapat untuk penjadwalan waktu pemanggilan secepatnya, karena kita dibatasi oleh UU,” tukas Aleks sembari menyampaikan kegiatan partai tentu harus dipilah mana yang secara substansial b0leh dihadiri oleh ASN, mana yang tidak boleh.

Yang diatur adalah ASN berposisi sebagai ajudan dari pejabat yang bersangkutan, karena harus mengawal pejabat negara yang berstatus pengurus parpol kemanapun beraktivitas termasuk agenda kepartaian, itupun ada batasan. “Tapi kalau ASN pada umumnya saya pikir turut serta dalam kegiatan partai politik, tentu penuh tanda tanya,” tandasnya.

Sementara itu, Rommy Isa salah satu ASN yang diduga hadir dalam Harla PPP mengatakan bahwa kehadirannya pada kegiatan PPP itu tidak lain sebagai takmirul masjid yang dikunjungi Bupati Nelson Pomalingo.

“Selaku tuan rumah saya harus menghormati, menghargai dan menyambut kunjungan tamu. Apalagi yang datang adalah Bupati, maka sebagai tuan rumah, saya wajib menerima kunjungan beliau,” tuturnya. (rg-31)

Share

Tinggalkan Balasan