Baru 11 Parpol Mendaftar

Partai Politik

RadarGorontalo.com – Pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019 berakhir hari ini (16/10). Namun, hingga Minggu (15/10) kemarin, baru 11 partai politik saja yang sudah mendaftarkan diri di KPU kabupaten/kota.

Bahkan dari 12 perserta pemilu 2014, ada dua parpol yang belum mendaftar sama sekali, sedangkan yang lain baru daftar di 1 hingga 3 daerah (lihat tabel). Jika sampai besok, parpol – parpol ini tidak mendaftar, maka mereka terancam tidak bisa ikut pemilu.

Sesuai data yang dimiliki KPU Provinsi, hingga pukul 15.20 Wita, baru 11 parpol yang sudah daftar dan diterima pendaftarannya oleh KPU Kabupaten/kota.

Mereka adalah, Perindo, PAN, Nasdem, PSI, PKS, Gerindra, PDIP, Golkar, PPP, Hanura, Demokrat. Kendati demikian, seluruh parpol tidak wajib mendaftar di seluruh wilayah kabupaten/kota. Dari 6 kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, cukup mendaftar daerah saja, tetap bisa ikut. Namun lain halnya, jika kurang dari itu.

Salah seorang komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Ahmad Abdullah menjelaskan, KPU kabupaten/kota beberapa hari ini sudah menerima berkas pendaftaran setelah parpol tersebut mendaftar di tingkat pusat. “Saat parpol di tingkat pusat melakukan pendaftaran, maka saat itu masuk ke sistem penerimaan parpol,” ujar Ahmad.

Kemudian data pada sistem tersebut akan dicocokkan dengan berkas yang dibawa oleh pengurus cabang partai di daerah. Ahmad menjelaskan, verifikasi parpol itu tidak hanya parpol baru yang akan berlaga pada Pemilu 2019. Namun juga untuk 12 parpol peserta Pemilu 2014. “Semua yang ingin mengikuti pemilu 2019 wajib mendaftar ke KPU,” tegasnya.

Setelah diterima, berkas itu selanjutnya akan dilakukan verifikasi faktual dengan mendatangi secara acak alamat yang tercantum pada Kartu Tanda Anggota (KTA) yang sudah diserahkan.

Menurut Ahmad, sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 17 Tahun 2017. Dimana, parpol juga wajib menyerahkan kelengkapan dokumen antara lain daftar nama anggota, fotokopi KTP anggota, kartu tanda anggota, serta surat keterangan anggota parpol. “Kelengkapan itu, diserahkan pada KPU kabupaten/kota,” kata dia.

Disamping itu juga kata Ahmad, cukup hanya 75 persen saja, parpol disetiap kabupaten/kota menyerahkan dokumen ke KPU. Sehingga ada di beberpa daerah, ada parpol yang tidak memasukan dokumen, karena ketentuannya memang seperti itu. “Namun untuk Parpol di tingkat provinsi, harus 100 persen menyerahkan dokumen ke KPU RI,” urainya.

2 Parpol Belum Serahkan Salinan Administrasi

di Kabupaten Boalemo sendiri, baru 9 partai yang mendaftar. sekaligus memasukan dokumen salinan administrasinya, yakni Mereka adalah PDI Perjuangan, Perindo, PSI, PAN, PPP, PKS, Gerindra, Nasdem dan Golkar. Namun ada dua partai di parlemen, yakni Hanura dan Demokrat, belum mendaftar. Hal itu, seperti dijelaskan komisioner KPU Boalemo yang juga Ketua Divisi Hukum, Herman Bater.

“Mereka sudah mendaftar di pusat, tinggal memasukan salinan dokumen. Untuk persoalan konsekwensi jika tak memasukan salinan, itu kewenangam pusat. Namun mereka sudah mengkonfirmasi untuk memasukannya besok (hari ini),” kata Herman tadi malam.

Sementara itu, Partai Golkar menjadi partai kesembilan yang memasukan salinan dokumen administrasi. Penyerahan administrasi tersebut diserahkan oleh Ketua KPPG Kabupaten Boalemo Rensi Makuta kepada Ketua KPU Boalemo Amir Koem, dengan disaksikan oleh Ketua DPD Golkar Boalemo Lahmudin Hambali, Ketua Harian DPD Golkar Boalemo Oktohari Dalanggo, Sekretaris DPD Golkar Djafar L Kilo, sejumlah pengurus pimpinan harian Golkar Boalemo. Pada kesempatan itu, Golkar menyerahkan 1.660 KTA beserta KTP sebagai salinan administrasi. Selain itu, ada pula sejumlah administrasi struktur partai hingga berkas sekretariat lainnya. “Alhamdullillah, dokumen salinan yang kami masukan sudah dinyatakan lengkap oleh KPU dan sesuai dengan apa yang diinput di SIPOL,” kata Djafar Kilo. Dia menegaskan, Golkar Boalemo akan siap bertarung di Pemilu 2019. (rg-60/rg-59)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *