Banjir Gorut, Sisakan Lumpur Tebal

banjir gorontalo utara

Sejumlah Infrastruktur di 6 Desa dan 3 Kecamatan

RadarGorontalo.com – Lumpur tebal akhirnya menjadi pemandangan beberapa kawasan di Gorontalo Utara pasca terendam banjir beberapa hari lalu. Dari keterangan pihak BPBD Gorontalo Utara, sampai saat ini, warga masih disibukkan dengan membersihkan timbunan-timbunan lumpur tersebut.

Data yang disampaikan BPBD melalui Kaban Nurhadi Rahim, peristiwa banjir dan tanah longsor kemarin, berpusat di 6 Desa di 3 kecamatan yang ada di Gorontalo Utara. 3 Kecamatan itu terhitung parah dari genangan banjir hingga sisa lumpur yang masih menggenang. Kecamatan Anggrek ada 4 Desa, Kecamatan Kwandang 1 Desa, dan Kecamatan Sumalata 1 Desa ” Disini ada 3 titik longsor di Sumalata, Desa Leyao ” jelas Kaban.

Menurut Kaban Nurhadi, banjir dan longsor yang terjadi juga, selain diakibatkan curah hujan yang tinggi di beberapa hari kemarin, juga teridentifikasi ada tanggul yang jebol. ” Ya, banjir diperparah dengan tanggul pas batu yang terpasang dibantaran sungai jebol. ” tukasnya.

Meski akses jalan yang dilewati banjir dan lumpur sudah bisa dilalui, namun pihak kami BPBD kata Kaban tetap menghimbau agar para pengguna jalan khususnya jalan trans sulawesi agar tetap waspada, sekiranya ada tanah yang longsor lagi. Sebab sampai detik ini dengan musim penghujan yang tak menentu, jalur-jalur Gorut (Trans Sulawesi-red) rata-rata melewati perbukitan-perbukitan yang rawan akan longsor tersebut. Juga bahkan jika ada warga masyarakat yang tempat tinggalnya harus menyeberang sungai juga harus waspada. ” Ini juga penting, waspadai warna air, jika tidak seperti biasanya sebaiknya ditangguhkan untuk menyeberang, takutnya kalau kalau banjir bah terjadi,” papar Kaban.

Dari musibah ini, pihaknya menaksir kerugian yang ada cukup besar, bahkan ada beberapa insfrasturktur pemerintah masyarakat, baik sekolah, musholah dan bangunan-bangunan lainnya, sampai saat ini masih dibersihkan dari genangan genangan lumpur sisa banjir. “Pastinya bagi masyarakat, kewaspadaan masih kami harapkan, dan kami BPBD Gorut siap 1×24 jam untuk dihubungi lewat saluran telepon,” paparnya. Pemerintah pun sampai saat ini bersama lintas TNI/Polri dan masyarakat bahu membahu membersihakn sisa sisa lumpur banjir yang ada. (RG.53)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.