Awas!! Teror Panah Wayer, Tukang Martabak Jadi Korban

Korban Panah Wayer, saat berada di RS Bunda

RadarGorontalo.com – Senjata tradisional satu ini, kecil tapi mematikan. Teror panah wayer kembali membuat resah warga. Seorang pedagang martabak Ronaldo Bonto (25) yang biasa jualan di Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana, tumbang setelah punggungnya tertancap panah wayer yang ditembakkan orang tak dikenal.

Menurut pengakuan korban saat diwawancarai Radar Gorontalo Rabu, (8/3) dini hari, menjelaskan dirinya bersama salah seorang temannya, yang saat itu sedang menonton TV. Posisi korban duduk di kursi, saat itu keadaan jalan sangat sepi dan ditempat itu hanya mereka berdua.

Sementara serius menonton, tiba-tiba ada sesuatu yang terkena di tempat duduknya, Ronaldo pun tidak menghiraukan hal itu. Karena dikira hanya seekor kucing yang sedang bermain. Tapi tidak berselang lama, tiba-tiba pundaknya terasa nyeri dan pedas.

Setelah dilihat, ternyata panwah wayer yang tertancap dipundak sebelah kirinya dengan dalam kurang lebih 8 cm. Saat itupun dirinya panik, dan teman-temannya yang tidak jauh dari lokasi itu, langsung lari menemuinya. “Saya sempat liat ada dua motor yang lari, ketika saya tertembak panah wayer. Tapi saya tidak melihat wajah pelaku. Namun teman-teman yang tidak jauh dari saya sempat mengenal wajah mereka,” ketusnya.

Ronaldo mengaku, jika selama ini dirinya tidak ada masalah dengan siapa pun, bahkan dalam kesehariannya hanya mejual martabak. Sehingga tidak mungkin, dirinya memiliki masalah dengan orang lain. Warga asal Desa Bunggalo Kecamatan Telaga Jaya ini, akhirnya dilarikan ke RS Bunda, untuk dilakukan oprasi mencabut panah wayer.

Sesuai dengan pantawan awak koran ini, disetiap malam kamis dan malam minggu, cukup banyak anak-anak membawa panah wayer, dan saling kejar-kejaran dengan menggunakan kendaraan bermotor. Bahkan bukan hanya saja panah wayer, anak-anak itupun sudah nekat membawa sajam dan memperlihatkan ditempat umum. Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius dari Kepolisian, dengan menggelar oprasi barang tajam disetiap jam-jam tertentu. (rg-60)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.