Awas..! Pungli Listrik Desa

ilustrasi

RadarGorontalo.com – Program Listrik Desa (Lisdes) di provinsi Gorontalo, sebagaimana hasil konsultasi dari jajaran Komisi II Deprov Gorontalo, baru-baru ini di Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), akan benar-benar diseriusi plus dibenahi tindaklanjutnya di tahun 2017 ini.

Pasalnya, dari kesesuaian data yang didapatkan jajaran Komisi II Deprov di TNP2K tersebut, masih banyak masyarakat miskin yang belum menikmati program Lisdes ini.

Alih-alih mendapatkan bantuan, yang justru terinformasi dan menjadi laporan yang masuk ke jajaran Komisi II, adalah dugaan maraknya praktek-praktek pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum-oknum tertentu. Padahal, program ini, murni bantuan gratis kepada masyarakat miskin.

Olehnya, dalam dialog interaktif yang dilakoni Ketua Komisi II Deprov, Daryatno Gobel, Radio Suara Rakyat Hulondhalo, selasa (14/03), ditegaskan, Komisi II akan benar-benar mengawal dan terus menseriusi hal ini. “Program Lisdes ini, akan menjadi ‘PR’ (Pekerjaan Rumah) kami di Komisi II, di tahun 2017 ini.

Agar benar-benar terakomodir, sesuai data dan peruntukannya di lapangan. Bila ada praktek-praktek pungli yang diduga dilakukan oleh ‘oknum-oknum’ tersebut, silahkan dilaporkan kepada kami, dan pihak-pihak berwenang terkait,” tegas Daryatno.

RPJMD 2017-2022

Bahkan, Daryatno lebih menandaskan lagi, terkait keseriusan jajarannya dalam mengawal program Lisdes ini, hal itu akan diajukan pihaknya, untuk dimasukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 mendatang.

“Kita di Komisi II akan turut mengajukan, agar program Lisdes ini, menjadi bagian yang harus dituntaskan di RPJMD 2017-2022 nanti.

Agar turut menjadi perhatian, dan keseriusan bersama, dari pihak eksekutif Pemprov dan instansi terkait, untuk benar-benar dirampungkan di RPMJD tersebut,” tandas politisi PAN ini. (ay1/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *