Awas, Modus Penipuan Berkedok Beasiswa

ilustrasi

RadarGorontalo.com – Berbekal slip transfer dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Sarinta mengadu ke Polres Bone Bolango. Sarinta mengaku ditipu usai mentransfer uang sejumlah Rp. 19.901.207 ke rekening 325001021725534.

Dugaan penipuan, Sarinta menjadi korbannya, setelah diberitahu bahwa anaknya yang sedang menempuh pendidikan ditingkat SMA, mendapatkan beasiswa. Kabar gembira yang disampaikan dari seseorang mengaku bernama SH via seluler dengan nomor 085388885477, spontan membuat Sarintan gembira. Entah apa yang dibahas saat itu, hingga Sarintan dengan mudahnya mengikuti semua petunjuk dan arahan untuk melakukan transfer. Belum lagi mendengar pernyataan SH bahwa, yang harus menerima beasiswa itu Sarinta sendiri.

Pelakupun terus mengarahkan Sarinta melalui telepon selular, melakukan transaksi melalui ATM salah satu Bank. Mentransfer uang berjumlah Rp 19.901.207 ke nomor rekening 325001021725534, milik pelaku sebanyak dua kali. Transfer sukses dilakukan, namun beasiswa tak kunjung tiba, uang puluhan juta lenyap, Sarinta akhirnya mengadu ke Polres Bone Bolango. Penyelidikan pihak kepolisian, diduga Sarinta menjadi korban penipuan. Terbawa hanyut oleh kabar gembira yang tidak jelas asal usulnya.

Slip hasil transfer sejumlah uang dijadikan barang bukti oleh petugas, nomor rekening dan pelaku pun saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Anaknya tidak dapat beasiswa, Sarinta pun pasrah dan serahkan kasus itu pada polisi. “

Melihat kasus tersebut saya selaku Kabid Humas menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo, agar berhati- hati maupun waspada terhadap berbagai modus penipuan, apalagi dengan mengiming-iming mendapatkan undian atau hadiah,” imbau Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono membenarkan.(bink/rg)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *