Awas, Minuman Kadaluarsa Dijual Murah Ke Anak Sekolah

ilustrasi (Anwar/RG)
ilustrasi (Anwar/RG)

BPOM Turun Lakukan Penyitaan 

RadarGorontalo.com – Ribuan botol sirup hingga susu saset disita petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo didampingi kepolisian, dari sebuah gudang penyimpanan di Desa Ulapato Kecamatan Telaga Biru, Kamis (20/10). Ironisnya, oleh pemiliknya, makanan kadaluarsa yang diduga mengandung zat berbahaya itu, dijual dengan harga murah ke anak sekolah.

Penyitaan ini bermula dari temuan BPOM, dari beberapa wilayah tentang beredarnya makanan kadaluarsa. Setelah ditelusuri, makanan dan minuman itu, berasal dari gudang di Desa Ulapato. Pemiliknya adalah IN alias Ing yang tercatat sebagai warga Manado Sulawesi Utara. Dari temuan itu diketahui, makanan kadaluarsa itu, dijual murah ke sekolah-sekolah hampir di semua wilayah. Selain masyarakat umum, pelanggannya adalah anak-anak sekolah. Dan ini sudah terjadi beberapa pekan terakhir. ” Kedua produk ini beredar bebas di anak sekolah, padahal kedua produk tersebut tanggal kadaluarsa mendekati jatuh tempo Rabu (26/10) Nanti. Yang kami khawatirkan adanya kadungan bakteri berbahaya, yang mengendap di makanan kadaluarsa itu, dan sudah dikonsumsi anak-anak,” kata Kepala BPOM provinsi Gorontalo Sukriady Darma.

Dari pengakuan pelaku IN, barang-barang kadaluarsa itu adalah produk retur dari Manado dan Sulawesi Tengah, yang kemudian dijual kembali dengan harga murah ke masyarakat, khususnya anak sekolah. Untuk beberapa label sirup, tanggal kadaluarsanya diduga sudah dimanipulasi. Sukriady pun mengatakan, selain menyita seluruh produk kadaluarsa itu, pihaknya juga akan melakukan uji laboratorium, karena jangan sampai makanan tersebut sudah terkontaminasi zat berbahaya. “pemilikya akan kami pidanakan,” ungkapnya geram. (tr-10/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.