Antisipasi Ricuh, Boelamo Dijaga Ketat

Polda Turunkan 1 SSK Brimob 

RadarGorontalo.com – Demonstrasi yang dilakukan masa pendukung pasangan petahan Pilkada Boelamo Senin (15/01), yang mengakibatkan Kantor DPRD Kabupaten Boalemo rusak parah. Dijadikan sebagai salah satu acuan dan pengalaman bagi Polda Gorontalo, dan menetapka wilayah hukum Boalemo sebagai wilayah rawan ricuh pada pelaksaan tahapan pilkada, khususnya proses pemungutan suara nanti. Bahkan menempatkan 1 satuan setara kompi (SSK), atau sekitar 75 personil BKO Brimob yang dikirim dari Kalimantan Timur, atas rekomendasi Mabes Polri.

ilustrasi (Anwar/RG)

“Senin (13/02), 250 BKO Brimob dari Polda Kalimantan Timur akan tiba di Gorontalo, dan penempatan mereka kami sesuaikan dengan tingkat kerawanan yang seluruh wilayah Gorontalo, lebih khusus Kabupaten Boalemo,” ujar Karo Ops Polda Gorontalo Kombes Pol Syamsu Riani Darrusalam, ketika ditemui media ini Kamis (09/02) kemarin di ruang kerjanya.

Lebih rinci Kombes Pol Syamsu Riani jelaskan, persiapan ini telah ia lakukan sejak sebelum tehapan dilaksanakan. Dan sejak awal tahapan mulai dari pendaftaran sampai dengan pelantikan, telah menggerakkan sebanyak 2.700 atau 2/3 kekuatan Polda Gorontalo dan jajaran. Bahkan semua persiapan ini, telah dilakukan secara matang. “Ini bagian dari operasi mantap praja, dalam rangka melakukan pengamanan Pilkada serentak di Gorontalo.

Namun dalam menggerakan pasukan ke masing-masing wilayah, kami menyesuaikan dengan pelaksanaan tahapan serta situasi kondisi kerawanan di wilayah itu. Seperti pada pelaksanaa tahap pendaftara pasangan calon di KPU Provinsi Gorontalo, maupun di KPU Kabupaten Boalemo. Dimana pada saat itu kami hanya menggerakan personil yang terbatas, karena tingkat kerawanan pada tehapan itu tidak menonjol,” terang Kombes Pol Syamsu Riani. “Menurunkan personil yang begitu banyak, guna untuk mengamankan masa pendukung dari masing-masing kubu, agar tidak terjadi gesekan. Contohnya dua pasangan calon yang meggelar kampanye monologis di satu wilayah yang sama. Nah, kami mengupayakan agar masa pendukung dari dua kubuh agar tidak terjadi gesekan,” timplanya.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *