Antisipasi Bencana Tsunami, Kota Gorontalo Harus Punya Jalur Evakuasi

Dekot Belajar Mitigasi Bencana di Bogor 

RadarGorontalo.com – Soal mitigasi bencana, Komisi B Dekot merasa perlu mendatangi badan penanggulangan bencana di Kota Bogor. “Kita perlu tahu dari para ahli yang ada di sana soal upaya antisipasi dan apa yang harus dilakukan agar bisa terhindar dari ancaman gempa Bumi , tsunami serta Tanah Bergerak,” begitu kata Ketua Komisi B Ariston Telameo kemarin.

ketua DPC PDIP Kota Gorontalo ini mengatakan tak ada satupun alat yang bisa memastikan kapan datangnya gempa bumi, tetapi kita semua harus punya kesiapan menghadapinya. Setidaknya kita semua harus tahu apa yang harus dilakukan. Jadi kata Ariston lagi tujuan ke Bogor itu untuk mendapatkan informasi apakah Kota Gorontalo rawan tsunami atau tidak dan kalau tsunami menghantam berapa jauh jangkauannya, dari situ kita sudah bisa mempersiapkan di mana saja titik kumpulnya.

Pemerintah sudah harus mempersiapkan berbagai fasilitas. Seperti tempat pengungsian. Ditanya kapan mereka akan ke Bogor, Ariston mengatakan Insya Allah dalam waktu dekat “kunjungan ke Bogor ini penting, kita harus langsung mendapatkan petunjuk dari ahlinya,” katanya.

Sebelumnya, pernah diberitakan, kalau Gorontalo belum sepenuhnya melek soal mitigasi atau upaya mengurangi resiko atau dampak bencana bagi masyarakat. Lihat saja, tidak semua daerah getol mensosialisasikan soal mitigasi. Bahkan ada daerah, yang sama sekali belum menyiapkan jalur jalur evakuasi, jika terjadi bencana alam seperti gempa bumi atau tsunami. Padahal hal itu sangat penting, khususnya wilayah-wilayah yang berdekatan langsung dengan garis pantai. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.