Antisipasi Bencana di Kabgor, Nelson Datangkan Dua Ahli dari Jepang

Pertemuan Bupati Gorontalo dengan pakar Hitachi Coorp kebencanaan dari Jepang khususnya tentang tsunami dan likuifaksi

RadarGorontalo.com – Bencana alam di Indonesia merupakan suatu kejadian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Bencana bisa terjadi secara tiba-tiba di manapun juga.

Karena itu, kesiapan dalam segala hal, termasuk kesigapan membantu evakuasi korban dan kelanjutan hidup masyarakat pasca bencana menjadi sisi penting yang mesti dipersiapkan sebaik mungkin. Dewasa kini, seringnya terjadi bencana yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat dekat menjadi salah satu yang menarik untuk di bahas.

Apalagi Gorontalo ini merupakan daerah patahan yang ditetapkan dan melalui kajian para ahli. Sebagai pemerintah, tentunya kita menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah peduli akan kebencanaan, baik penanganan sebelum kejadian maupun pasca bencana.

Untuk menjawab semua ini Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan melaksanakan workshop dan simposium mitigasi bencana. Program ini melalui peran balitbang dan BNPB melakukan inisiatif melalui konsep kajian keilmuan kerjasama dengan pemerintah jepang.

“Penanganan soal bencana sudah harus ditanamakan kepada masyarakat sejak dini,” tegas Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menerima kunjungan Mr.Yazaki Sung bersama Tim Hitachi selaku pakar hitachi coorp kebencanaan dari jepang khususnya tentang tsunami dan likuifaksi. Pertemuan ini berlangsung di rumah dinas Bupati Gorontalo, Rabu ( 23/10) sebagai rapat persiapan pelaksanaan workshop dan simposium tentang mitigasi bencana pada bulan November nanti.

Nelson berharap pakar hitachi coorp kebencanaan dalam workshop dan simposium agar dikonsentrasikan pada bencana. Sehingga kegiatan nanti sama-sama kita dapat belajar dan memahami kita-kiat penanganan bencana serta mengetahui Pusat kebencanaan. “Bukan itu saja, tampilkan kajian apa yang akan diberikan kepada Pemetintah Kabupaten Gorontalo untuk menjadi rujukan dan model bagi daerah yang sudah kena bencana,

Saya menyambut baik kegiatan ini, workshop dan simposium akan kita laksanakan bertepatan dengan HUT Kabupaten Gorontalo ke-345 Tahun 2018,” ujar Nelson. Ditempat terpisah, kepala balitbang Kabupaten Gorontalo Dr. Zainal Umar mengatakan, workshop dan simposium ini akan digelar oleh pemerintah kabupaten gorontalo untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa pemerintah kabupaten gorontalo peduli terhadap kebencanaan.

Hal ini telah dirumuskan Bupati Nelson melalui balitbang dan BNPB Kabupaten Gorontalo untuk merancang mitigasi bencana dari kajian keilmuan dan implementasi siap tanggap bencana dan pasca bencana dengan mendatangkan para pakar hitachi coorp kebencanaan dari Jepang khususnya tentang tsunami dan likuifaksi.

Ia menjelaskan, dalam workhsop dan simposium tersebut ada beberapa sesi yang akan dibahas. pertama mengenai tsunami dalam bentuk simulasi.kedua, sise pasco (peta bencana). Peta bencana ini dapat dilihat signal kepada kawasan atau titik gempa yang dijadikan sebagai sampel.

Sesi bagaimana meramalkan cuaca oleh BMKG Jepang yaitu bagaimana momotret bencana dalam bentuk dokumentasi foto dan visual yang untuk daerah-daerah kebencanaan yang ada dikawasan khususnya Sulawesi dan Gorontalo. Simposium dan workshop ini akan melahirkan regulasi di Kabgor penanggulangan bencana berupa likuifaksi, gempa, banjir dan stunami.

Tidak hanya itu, pada moment HUT Kabupaten Gorontalo kita akan melounching program soft hare tentang hajadr map yang merupakan inovasi dan teknologi jepang untuk meminimalisasi kebencanaan.

Pada simposium dan workhsop tersebut akan dihadiri oleh para pakar likuifaksi dan tsunami dari ITB dan kepala badan penanggulangan bencana nasional dan badan geologi nasional,” tandasnya. Tampak hadir pada pertemuan itu,kepala bagian global dan kerjasama Sri Dewi Nani,Pihak BNPB serta OPD terkait. (RG-52)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.