Antisipasi Banyaknya Sengketa Pemilu, MK Siapkan Regulasi Persidangan

Dr Anwar Usman

RadarGorontalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) telah siap menghadapi kemungkinan banyaknya jumlah perkara atas sengketa hasil pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini.

Hal ini ditegaskan Ketua MK, Dr Anwar Usman, SH, MH. Menurutnya, MK telah siap berapa pun banyaknya jumlah perkara Pileg, termasuk Pilpres. Jadi, kalau pun sampai di MK, maka MK telah siap,” tegasnya.

Anwar pun membantah kalau kemudian ada orang di luar sana beranggapan, kalau MK bakal tak mampu menghadapi banyaknya perkara yang kemudian masuk dan berproses di MK. “In Shaa Allah MK tidak akan kelabakan,” ujarnya.

Walaupun akhir Maret ini dua anggota hakim MK dari 9 hakim yang ada akan segera masuk masa pensiun, namun Dr. Anwar Usman menegaskan hal itu tidak sama sekali mengganggu kesiapan MK dalam hal memutuskan hasil perselisihan sengketa pemilu nantinya.

“Kalau dua sudah pensiun, kita masih ada 7 orang dan itu tidak masalah. Tapi yang jelas, kekosongan dua anggota ini nantinya akan segera diajukan lewat DPR, kalau memang yang dua orang itu masih bisa, kenapa tidak, tapi saya rasa hal ini tidak akan menganggu terkait tugas, fungsi dan kewenangan MK,” jelasnya.

Untuk itu kata Dr. Anwar Usman, pihaknya telah menyiapkan beberapa Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) yang terkait dengan pelaksanaan persidangan nanti.

Ada PMK Nomor 2 sampai 6, regulasi yang dilakukan oleh MK. “dan itu telah disosialisasikan ke seluruh partai politik peserta pemilu, termasuk kepada KPU dan Bawaslu serta kepada beberapa organisasi advokat,” tukas Anwar Usman. (RG-56)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *