Andi Arief Nge-Tweet: For All, Terutama Cebong…

Politikus Demokrat, Andi Arief saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSKO, Cipayung, Jakarta Timur. (Twitter Andi Arief)

RadarGorontalo.com – Usai perseturuannya dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Twitter.

Kini politikus Partai Demokrat Andi Arief berkicau kembali soal keterlibatan dirinya mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Lewat akun Twitter miliknya @AndiArief_ dirinya memberitahukan kepada semua pihak. Termasuk juga pendukung Jokowi dirinya tidak melakukan tindakan kriminal.

Karena dirinya bolak-balik ke Bareskrim Polri hanya sebagai terperiksa. “For all, terutama cebong: saya tidak tersangka, hanya terperiksa. Apa yg saya alami tidak pro justisia.

Hukum tidak menyatakan saya melakukan tindakan kriminal,” cuit Andi dalam akun Twitter miliknya, Sabtu (9/3)

Sekadar informasi, Andi Arief sebelumnya ditangkap oleh aparat kepolisian pada Minggu (3/3) di salah satu hotel di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal M. Iqbal mengungkapkan polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi diketahui positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

“Kami sudah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamphetamine atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu,” ujar Iqbal.

Seiring berjalannya waktu, Andi Arief hanyalah menjadi terperiksa. Karena barang bukti narkoba yang ia konsumsi tidak ditemukan.

Andi Arief juga telah resmi dilakukan rehabilitasi. Sementara beberapa hari lalu hasil tes urine politikus Partai Demokrat Andi Arief negatif narkoba.

Kepala Bagian Humas BNN, Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono‎ menjelaskan, penyebab tes urine Andi Arief negatif narkoba karena setiap pemakai memiliki rentang waktu.

Hngga keberadaan zat narkoba di tubuhnya tidak terbaca. “Seseorang setelah memakai itu ada masa tidak terbaca, baik yang diambil darah, air seni atau rambut,” kata Sulistyo Pudjo Hartono.

Dia menjelaskan zat narkoba dalam darah bisa terdeteksi antara 1 sampai 2 hari. Sementara kandungan air seni bisa lebih lama satu hari, yakni 3 hari. Yang paling lama bertahan ada di rambut, yakni 5 hari.

Pudjo mengatakan kendati setelah dites urine negatif, Andi tetap harus menjalani rehabilitasi. Dia mengatakan dalam pemeriksaan awal, Andi telah positif mengkonsumsi narkoba. (JP)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *