Aleg Terlibat Narkoba, Terancam Dipecat Dari Partai

RadarGorontalo.com – AM kembali berurusan dengan polisi. Aleg dari fraksi Golkar Dekab Kabgor itu, diduga terlibat narkoba dan diamankan bersama satu terduga lainnya, Kamis (2/8). Informasi itu, membuat Golkar marah besar, dan bukan tidak mungkin dipecat. Tak ada toleransi lagi kata Ketua DPD II Golkar Kabgor Hendra Hemeto.

“Ya, tentunya partai akan tegas kali ini. Jika terbukti AM bersalah,” tukas Hendra. Hanya saja ketika kasus ini masih berproses dipihak yang berwajib, maka Golkar akan menghormati proses itu, sembari akan melakukan rapat rapat internal hingga pula mengkonsultasikan hal ini ditingkat DPD 1 Golkar Provinsi Gorontalo. ” Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib, dan kita tidak akan mencampurinya dalam bentuk apapun,” tegas Dadang yang juga masih menunggu hasil pemeriksaan AM dari pihak berwajib.

Sementara itu untuk kapasitas AM saat ini sebagai Anggota DPR dan juga Caleg, internal partai Golkar akan langsung mengadakan rapat pinhar internal, sikap apa yang akan diambil. ” Selaku ketua tentu saya tidak bisa semena-mena. Kita akan membahasnya ditingkatkan Pinhar. Terkait semuanya, apakah akan ada PAW dll,” papar Dadang.

DPD II Golkar sembari jalan menunggu proses hukum yang pasti akan kasus itu seperti apa hasilnya, dan juga partai akan pula memberikan sikap terkait penangkapan AM ini. ” Di PKPU pula jelas, keterlibatan Caleg dengan narkoba tidak dibenarkan. Ini tentunya akan kita sikapi, secepat mungkin,” tutup Hendra.

Dekab Sayangkan bisa Terulang 

Lain lagi dengan Sahmid Hemu Ketua DPRD Kabgor. Saat dikonfirmasi, dirinya justru terkejut, dan mengaku baru dengar kabar tersebut. Ketika ditanya langkah apa yang akan diambil terhadap Amin Mootalu terlibat kedua kalinya? Sahmid menjelaskan bahwa ada mekanisme yang sudah diatur.  “Dari lembaga, karena ini menyangkut kode etik, maka domainnya BK. Dan sebagai pimpinan lembaga saya hanya menyayangkan kok ini bisa terulang kembali,” ucap Sahmid.

Ditempat terpisah Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gorontalo Jayadi Ibrahim ketika dikonfirmasi tertangkapnya AM kedua kalinya? bahwa dirinya baru mengetahui kabar tersebut. Jika memang benar itu terjadi sangat disayangkan karena sudah kedua kalinya. “Jujur saya kaget, dulu AM pernah jalani massa rehab dengan kasus yang sama. Kalo benar kabar ini, pertama sebagai Ketua BK sangat menyayangkan kejadian ini,” tegas Jayadi.

Kata Aleg Fraksi Hanura ini bahwa dirinya akan menunggu proses pemeriksaan oleh Tim Direktorat Narkoba Polda Gorontalo terkait keterlibatan AM. “Jadi institusi DPRD tidak boleh serta merta mengklaim si A dan B, kita tetap menunggu perkembangan yang ada, dan akan melakukan pembahasan-pembahsan di internal BK nanti,” pungkasnya. (RG-53/54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *