Ahlan bi Kum Fii Gorontalo

ilustrasi (Anwar/RG)
ilustrasi (Anwar/RG)

30 Saudagar Timur Tengah di IMEU 2016

RadarGorontalo.com – Provinsi Gorontalo memang magnetnya investasi. Iven Indonesia Middle East Update 2016 yang di pusatkan di Provinsi Gorontalo, 9 sampai 11 Oktober nanti, bakalan diikuti oleh puluhan pengusaha kelas kakap dari 18 negara di timur tengah. Gubernur Rusli Habibie pun, mulai menyiapkan berbagai potensi yang akan ditawarkan ke para pengusaha itu.

Dan kalau tidak ada halangan, hari ini Duta besar sejumlah negara dan duta besar RI, bersama 30 pengusaha, tiba di provinsi berjuluk Serambi Madinah ini. Dari 18 negara peserta IMEU 2016, yang sudah menyatakan kesiapannya adalah, Yordania, Mesir, Kuwait, Yaman, Ryad dan Dubai. Mereka akan didampingi duta besar masing-masing, termasuk beberapa duta besar RI.

Persiapan acara, hingga peginapan para pengusaha itu, terus digenjot. Tak boleh, salah memang. Secara yang datang, adalah pengusaha yang konon penghasilannya mencapai milyaran hingga triliunan rupiah. Pendamping lokal yang bisa bahasa Arab pun, disiapkan.

Soal sejarah, Gorontalo bisa dibilang punya ikatan emosional dengan negara-negara jazirah arab. Salah satunya adalah jumlah penduduknya, yang lebih dari 90 persen memeluk agama Islam. Gorontalo juga, dulu pernah menjadi pusat pendidikan dan perdagangan karena letaknya yang strategis menghadap Teluk Tomini bagian selatan.

Kedatangan para pengusaha ini, tak boleh disia-siakan. Pemerintah Provinsi dibawah komando Gubernur Rusli Habibie, telah menyiapkan segudang persentase potensi investasi. Beberapa diantaranya, seperti energi panas bumi di Suwawa yang bisa dibangunkan pembangkit listrik berkekuatan 110 mega watt, yang luasnya mencapai 36.110 ha. Telah dilakukan survey gravity, geolistrik, dan geomagnet, diperoleh interpretasi data geosains terdapat dua daerah prospek panas bumi yaitu di sekitar mata air panas Libungo dan mata air panas Lombongo.

Tak cuma energi, sektor pariwisata juga menjadi produk andalan. Sebut saja, Saronde, Taman laut Olele, dan spot wisata bahari lainnya. Pentadio resort pun masuk salah satu yang ditawarkan, karena keunikannya karena punya sumber air panas belerang, yang sangat baik digunakan untuk  terapi kesehatan, spa dan hiburan. Produk perikanan seperti, udang vaname.

Agro industri pun tak ketinggalan. Sumber pangan yang melimpah seperti jagung, beras hingga kakao, layak menjadi komoditi eksport unggulan. Potensi-potensi itu, adalah sebagian kecil dari sekian banyak potensi investasi yang akan ditawarkan ke para pengusaha kelas kakap dari timur tengah itu.

Sedangkan Industri dan Perdagangan. Ada rencana pendirian pabrik kertas untuk memanfaatkan hasil pengelolaan hutan tanaman industri (HTI) seluas 40.000 Ha ( joint dengan PT. Gema Nusantara Jaya dan Gorontalo Citra Lestari /Katingan Group ).  Pengembangan pemasaran produk kakao. Dengan potensi, 30.783 ha, Luas lahan  14.494.ha, dan Produksi 2.948  ton/thn.

Kalau kena dihati, bukan tidak mungkin, para pengusaha besar itu mau berinvestasi di Gorontalo. Daerah-daerah tujuan investasi pun, diminta untuk mempersiapkan diri. Termasuk menjamin, kenyamanan dan keamanan dalam berusaha bagi para investor ini. Duit triliunan siap dikucurkan. Konon, energi panas bumi menjadi sasaran utama mereka. (rg-34)   

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *