Adrian Lahay Ditetapkan Sebagai Plt Bupati Boalemo

Bupati Rum Pagau bersama Plt. Bupati Adrian Lahay
Bupati Rum Pagau bersama Plt. Bupati Adrian Lahay

RadarGorontalo.com – Adrian Lahay resmi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalemo. Ini menyusul dengan keikutsertaan Bupati Boalemo Rum Pagau selaku petahana dalam ajang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boalemo 2017 mendatang. Dimana, sesuai Pasal 70 ayat (3) UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, kepala daerah yang hendak mencalonkan kembali diwajibkan untuk mengajukan cuti. Dan posisinya digantikan oleh pelaksana tugas yang kewenangannya, meski cukup besar tapi harus disetujui Menteri Dalam Negeri.

Peresmian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalemo berlangsung di ruang Dulohupa kantor Gubernur Gorontalo, Rabu(26/10)kemarin. Gubernur Gorontalo meresmikan Adrian Lahay sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boalemo sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo. Acara peresmian Plt Bupati Boalemo tersebut, dihadiri Bupati Boalemo Rum Pagau didampingi Ketua TP PKK Hartati Moha Pagau, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Oktohari Dalanggo, Asisten Kebijakan Ekonomi Pembangunan setda Boalemo Husain Etango, Asisten Kebijakan Tata Pemerintahan Ishak Noho, pejabat dilingkungan Pemprov Gorontalo serta sejumlah kepala SKPD dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya Gubernur Rusli Habibie mengungkapkan, sesuai Permendagri Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara Bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pada Pasal 9 ayat (1) Permendagri tersebut dinyatakan, Plt Gubernur, Bupati, dan Wali Kota mempunyai beberapa tugas dan wewenang. Pertama, memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD. Kedua, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat. Ketiga, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang definitif serta menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil. Keempat, menandatangani Perda tentang APBD dan Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri. Kelima, melakukan pengisian dan penggantian pejabat berdasarkan Perda Perangkat Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri. “Maka itu saya harap, selaku Plt Bupati Boalemo saudara bisa bekerja dengan baik sesuai amanat UU, dan juga terus menjalin kerjasama dengan jajaran SKPD,” pesan Gubernur.

Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama, Bupati Rum Pagau juga menyampaikan sedikit gambaran kepada Pelaksana Tugas mengenai kondisi pemerintah daerah Kabupaten Boalemo. Khususnya menyangkut keberadaan pejabat kepala SKPD. Menurutnya, Pelaksana Tugas tak perlu mengkhawatirkan kemampuan dari setiap pimpinan SKPD. “Mereka adalah orang-orang yang berpengalaman dengan kompetensi yang baik. Mereka direkrut melalui proses fit and propertest. Sehingga kualitasnya pun bisa meyakinkan. Tingkat profesionalitas dalam menjalankan tugas begitu tinggi,” ucap Bupati. Ia pun berharap, agar pelaksana tugas bisa bekerjasama dengan baik bersama seluruh SKPD dalam menyelenggarakan berbagai program pemerintahan.

Adrian Lahay sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo. Sebagai Pelaksana Tugas, Adrian akan bertugas selama 3 bulan lebih hingga masa jabatan periode Bupati Boalemo berakhir pada 1 Februari 2017 mendatang. Dalam kesempatan itu, diserahkan juga nota pengantar tugas bagi Pelaksana Tugas Bupati Boalemo. (RG-27/RG-59)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.