ADHA-CBD Blusukan di Ipilo

CALON Wakil Walikota Hardi Saleh Hemeto saat menyampaikan orasi dihadapan ratusan masyarakat Ipilo. (foto/dok)

RadarGorontalo.Com РRabu (07/03/2018), Hardi Saleh Hemeto yang juga calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Calon Walikota Adhan Dambea kembali menyapa masyarakat kelurahan Ipilo. Lagi-lagi, pada kegiatan blusukan kali ini, masyarakat Ipilo yang hadir sangat banyak. Memang wajar kalau banyak masyarakat yang hadir di blusukan pasangan ADHA-CBD. Pasalnya masyarakat Ipilo sangat yakin dan optimis pasangan ADHA-CBD akan mampu membawah perubahan di Kota Gorontalo.

Makanya warga Ipilo yang hadir sudah sangat siap untuk memenangkan pasangan ADHA-CBD pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Semakin hari kekuatan dukungan masyarakat terhadap pasangan ADHA-CBD semakin besar. Bukan tanpa alasan, sebagian besar masyarakat Kota Gorontalo sudah merasakan program-program dimasa kepemimpinan walikota Adhan Dambea periode 2008-2013 lalu. Makanya, ketika ADHA-CBD blusukan di Ipilo, masyarakat benar-benar sangat antusias hadir.

Mengawali orasi politiknya, calon Wakil Walikota Hardi Saleh Hemeto menyampaikan pasangan calon ADHA-CBD memfokuskan pada visi-misi mewujudkan Kota Gorontalo yang mandiri dan religius. “Kota yang mandiri secara ekonomi dan masyarakatnya yang religius.” ujarnya. Hardi mengatakan bahwa Pilwako adalah pesta demokrasi semua rakyat Kota Gorontalo.

Siapapun nanti yang akan menang dan terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo maka itu adalah pemimpin untuk semua rakyat Kota Gorontalo. Pada kesempatan itu, Hardi menjelaskan program unggulan ADHA-CBD. Diantaranya alokasi anggaran Rp. 1 Miliar untuk 1 kelurahan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, subsidi rastra, pengadaan bentor ambulance, jaminan asuransi kematian warga Kota Gorontalo, proyek padat karya infrastruktur kelurahan, operasional majelis talim, operasional PKK dan karang taruna, pengadaan mobil dinas lurah dan operasional RT/RW dan LPM.

Program lain adalah membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi rakyat miskin, bebas listrik dan air untuk Masjid, Gereja, Kelenteng, Wihara. Pemberantasan buta huruf Al Qur’an, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, asuransi kematian untuk masyarakat, membebaskan biaya parkir di tepi jalan umum serta program lainnya. “insya Allah, jika saya dan pak Adhan dipercaya menjadi walikota dan wakil walikota, maka tugas kami adalah mengembalikan uang rakyat (APBD) kepada rakyat.” tuturnya. (awal/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.