Ada Pungli di Polres Kota? Ini Penjelasan Ombudsman

Wahyudin Mamonto

RadarGorontalo.com – Ombudsman RI perwakilan Provinsi Gorontalo resmi menindak lanjuti dugaan kasus pungutan liar (Pungli) di lingkungan Mapolres Gorontalo Kota.

Pungli diduga dilakukan oknum anggota bagian pengurusan surat izin keramaian. Kepala keasistenan bidang pencegahan, Wahyudin Mamonto memastikan dugaan kasus ini dalam proses penanganan Ombudsman.

“Semua dalam proses tindak lanjut dan kita juga nantinya akan menemui Kapolres untuk mengklarifikasi dugaan kasus ini.” ujarnya.

Wahyudin menjelaskan bahwa sesuai laporan yang masuk, ada permintaan dana sebesar Rp. 200.000 dari oknum bagian pengurusan ijin keramaian di Mapolres Gorontalo Kota.

Menariknya, dugaan pungli ini sudah ke empat kalinya dialami pelapor. Sementara diketahui bersama bahwa dalam proses pengurusan izin keramaian ini tidak dipungut biaya.

“Kami tindak lanjuti sekaligus melalukan koordinasi dan klarifikasi pihak Mapolres Gorontalo Kota. Kami sempat komunikasi dengan Kasat Intel Polres Gorontalo Kota dan menurut pihak Mapolres dugaan pungli itu tidak benar,” terang Yudin.

Selain itu, untuk mengungkap kebenaran dugaan kasus ini, ombudsman mengarahkan pelapor untuk menemui Kasat Intel Polres Gorontalo Kota.

Memang pungli ini harus diberantas. Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja mengatakan pihaknya akan menindak tegas oknum anggota Polres Gorontalo Kota jika terlibat dalam kasus apapun.

“Ini warning untuk anggota saya. Jika ada oknum anggota saya terlibat kasus apapun, kami akan tinda tegas.” kata mantan Kapolres Bone Bolango ini saat bertatap muka dengan awak media Gorontalo. (Ab1nk)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *