80 Bayi di Kabgor, Gizi Buruk

RadarGorontalo.com – Dari 340. 666 bayi dan balita sasaran yang ada di Kabupaten Gorontalo, terdapat 80 bayi dan balita yang menderita gizi buruk. Kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dr Andy Naue. Menurutnya, data tersebut berdasarkan hasil program Posyandu yang dilakanakan di masing-masing wilayah.

Dengan melakukan pemeriksaan berat badan per usia dan berat badan per tinggi badan bayi. Dan untuk menjaga angka dalam kasus ini tidak lagi bertambah, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo telah membentuk tim reaksi cepat penanganan gizi buruk, untuk melakukan pencarian di masing-masing puskesmas se Kabupaten Gorontalo. “Apabila mendapatkan informasi adanya bayi yang menderita gizi buruk, maka tim kami langsung mendatangi lokasi dimana bayi itu tinggal,” ujar Andy.

Upaya lain untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah bayi penderita gizi buruk, pihaknya telah menyarankan agar masing-masing Puskesmas yang ada di wilayah kecamatan dan kelurahan dapat membuat pos gizi, yang diperuntukan bukan hanya bagi bayi, tapi juga ibu hamil. Dan pencegahan dini tersebut, tentunya bukan hanya memberikan dampak positif terhadap pencapaian target program Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menekan jumlah penderita gizi buru, tapi akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bayi dan ibu hamil.

Dan program yang saat ini dijalankan Dinas Kesehatan itu, tambah Andy, bukan hanya menjadi formalitas belaka, namun sudah menjadi komitmen di jajarannya. Sebab pihaknya tidak akan membiarkan ada bayi atau ibu hamil yang kekurangan gizi, dan jika ditemukan, langsung di bawah ke pos gizi. “Kita juga melibatkan masyarakat, PKK dan unsur lainnya untuk masalah gizi ini,” terang Andy. (rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.