4 Sembako ini Naik Jelang Ramadhan

Beras Surplus 33 Ribu Ton

RadarGorontalo.com – Ini warning atau peringatan yang sudah harus sejak dini, diantisipasi dan dipersiapkan masyarakat se provinsi Gorontalo. Akan melonjaknya 4 (empat) jenis sembako, menjelang bulan suci Ramadhan mendatang. Yang kenaikannya, bukan cuma di provinsi Gorontalo saja, namun akan berlangsung secara nasional. Yang pada akhirnya, mulai diantisipasi oleh pemerintah pusat, yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, bersama instansi terkait, sejak Kamis (26/4) lalu, dengan melakukan koordinasi bersama instansi dan pelaku usaha terkait.

Ke 4 (empat) sembako yang disinyalir, dan dimintakan oleh pemerintah pusat, untuk turut diantisipasi di daerah-daerah ini, masing-masing Bawang Merah, Bawang Putih, Cabai, dan Telur. “Dari koordinasi kami dengan pemerintah pusat, ke empat jenis sembako ini, disinyalir dan dimintakan untuk bisa diantisipasi bersama, bila mengalami lonjakan kenaikannya di bulan Ramadhan nanti. Olehnya, kami turut mengharapkan dukungan kerja sama dan antisipasi-nya khusus di seluruh wilayah provinsi Gorontalo,” ungkap Henry, dari pihak Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Gorontalo, disela-sela dialog interaktif ‘Menyapa Rakyat’ ala Deprov Gorontalo, dalam bentuk Kopi Lolango atau Kopi Sore bertema ‘Menyikapi Fenomena Ekonomi Jelang Ramadhan’, di Warkop Ceria-Telaga, Kabupaten Gorontalo, kemarin.

Namun berbeda, bahkan sangat kontras halnya, dengan kebutuhan beras di provinsi Gorontalo. Dimana, menurut Hendry, dari data terbaru yang dibekali pihaknya, pemenuhan beras di provinsi Gorontalo, justru mengalami surplus atau mengakomodir ketersediaan yang lebih, bahkan hingga sampai 3 X lipat. “Dimana, ketersediaan beras khususnya di provinsi Gorontalo saat ini, sebesar 33 Ribu ton lebih. Sementara, kebutuhan beras masyarakat se provinsi Gorontalo, hanya sekitar 11 ribu ton lebih saja.” jelas Hendry.

OPERASI PASAR

Menyikapi informasi ini, Ketua Deprov Gorontalo, Paris RA Jusuf, dan unsur Pimdeprov lainnya, berserta segenap keanggotaan wakil rakyat di parlemen Puncak Botu itu, mengharapkan dukungan seluruh pihak terkait di provinsi Gorontalo, untuk bersama-sama mengantisipasi kenaikan dari 4 jenis kebutuhan pokok menjelang Ramadhan tersebut. “Olehnya, dari hasil rapat Forkopimda provinsi yang Diperluas dengan turut melibatkan pimpinan daerah kabupaten/kota, instansi vertikal terkait, serta pelaku usaha dan produsen terkait, sudah disepakati untuk akan dilakukannya sejumlah kegiatan, menjelang bulan Ramadhan nanti. “Seperti operasi pasar, sidak (inspeksi mendadak), bazzar atau pasar murah dan sebagainya, oleh tim gabungan dari masing-masing instansi terkait, yang rutin dilakukan selama bulan Ramadhan nanti.” ungkap Paris. “Dimana, selain kebutuhan sembako, BBM dan LPG, kelistrikan, hingga dukungan kebutuhan ekonomi lainnya, sedapat mungkin akan diantisipasi bersama. Untuk jangan ada keluhan yang merebak di masyarakat, dalam mencukupi kebutuhan mereka, hingga Lebaran, atau pasca Ramadhan mendatang,” jelas Paris Jusuf. (rg-28)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *