4 Parpol di Gorontalo Utara Jajaki Koalisi

RadarGorontalo.com – Senin kemarin, 4 partai politik masing – masing, PDI Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra dan Partai Demokrat, mendadak menggelar pertemuan. Sejumlah point kesepakatan lahir dari pertemuan yang digelar di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut) Djafar Ismail tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gorut ini mengakui, pertemuan ini semacam penjajakan untuk membentuk koalisi gemuk. Pertemuan ini juga kata dia, langkah awal yang artinya bahwa, tak tertutup kemungkinan, akan ada parpol lain yang bisa bergabung. Hingga kini, komunikasi politik dengan parpol lain seperti, PPP dan Partai Hanura, masih terjalin. Soal figur yang akan diusung nanti, Djafar juga menjelaskan, tentunya adalah figur yang bisa dan berpeluang untuk memenangkan pilkada, punya kepedulian untuk membangun serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dia juga menambahkan, masing – masing parpol punya aturan dan mekanisme sendiri. “Salah satunya adalah survey, dari beberapa parpol yang ada, PD sudah melakukannya, PDIP tidak lama lagi, tinggap beberapa kecamatan dan akan segera dirampungkan,” kata Djafar. Mekanisme tersebut, bersifat internal. Dan tidak menutup kemungkinan, akan berproses dan mengerucut pada figur atau pasangan tertentu.

Tak jauh berbeda juga disampaikan Ketua DPC PD Gorut Thamrin Mangindaan. Menurut dia, pertemuan ini adalah kehendak Allah. “Tak ada undangan, tak terrencana, ini adalah langkah awal dan sudah terwujud,” ujar Thamrin. Ketika koalisi ini terbentuk secara resmi, nantinya akan siap untuk figur siapa saja, sesuai dengan kehendak rakyat. Ibaratnya kata dia, koalisi adalah armada yang sudah sandar, tinggal melihat siapa yang diinginkan rakyat untuk menjadi nahkodanya. “Dan itu yang akan diusung oleh koalisi,” kata Thamrin. Kesejahteraan rakyat juga tegasnya, adalah hal terpenting bagi koalisi. Survey, melihat elektabilitas dan secepatnya didrop oleh koalisi. “Ini adalah politik rasional, kami suah berpikir kedepan, ini keinginan, bukan keinginan partai, karena kedaulatan ditangan rakyat,” tambahnya.

PKS sendiri melalui Ketuanya, Gustam Ismail juga menegaskan bahwa, mekanisme yang berlaku internal selama ini bahwa, yang namanya urusan pilkada, itu dikembalikan ke pengurus DPD PKS yang menggelar pilkada. “Olehnya, saya sebagai pimpinan PKS tertinggi, sejak awal sudah membangun komunikasi untuk menggusung paket,” kata dia. Pastinya lagi bahwa, kami memiliki visi dan tujuan yang sama dalam menentukan sikap. “Kami akan berpihak pada tokoh yang benar – benar memiliki komitmen, itu prioritas bagi PKS,” ungkap Gustam. Tak jauh berbeda juga disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Suwitno Lasimpala. Sebelumnya kata Suwitno, sudah terjalin komunikasi antara salah seorang figur dengan DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo. Terhadap pembentukan koalisi ini, Suwitno menegaskan bahwa, pihaknya siap untuk bergabung.

Jika 4 parpol ini resmi berkoalisi, maka nantinya jumlah kursi yang ada, sebanyak 9 kursi diparlemen. Syarat untuk mengusung satu paket, sudah terpenuhi, minimal 5 kursi. Terpisah, Ketua DPD PAN Gorut Lukman Botutihe mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan pilkada 2018 nanti, partainya telah berkomitmen dengan apa yang disebut, politik tanpa mahar. Bahkan dia menegaskan bahwa, PAN sudah memiliki figur yang berpeluang untuk diusung. (rg-51)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *