2024 Generasi Baru, Orang Muda dengan Pemilih Muda

Ilust

RadarGorontalo.com – Pilkada serentak kembali akan digelar 2020. Adhan,Rum Pagau, Roni Imran, Budi Doku, Yanto Koniyo dan Tomas Moopili dalam tanda tanya besar, apakah kembali akan bertarung di Pilkada atau tetap meneruskan masa jabatan mereka sebagai Aleg jika 2019 nanti terpilih.

Nama-nama tadi tak punya kesempatan lagi bertarung di Pikada 2024, kesempatan terakhir mereka adala 2020, tetapi resikonya mereka harus mundur dari DPR. Jika mereka terpilih di Pileg pada 2019 maka setahun kemudian mereka harus mundur jika ingin ke Pilkada. Sejarah mencatat untuk Kepala Daerah, baru Marten Taha yang lolos di Pilkada, setelah mundur dari DPR, sementara untuk posisi Wakil, ada Tonny Junus.

Ada juga nama lainnya yang mundur dari DPR lalu maju di Pilkada, Rustam Akili. nekat meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Deprov yang baru setahun lebih dijabatnya, demikian pula, dengan Azan Piola juga melepas jabatannya sebagai Ketua Dekab Bonbol, dan terakhir adalah Rusli Monoarfa.

Memang, para tokoh ini memang punya peluang untuk memang di Pilkada, karena di Kota dan Gorut tak ada petahana, tetapi untuk Kabgor, dan Bonbol ada tuan tanah, mereka adalah Nelson serta Hamim. tetapi Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Sofyan Rahmola mengatakan Pilkada 2020 hanya diikuti Pohuwato, Kabgor , Bonbol dan Boalemo, sementara Kota dan Gorut nanti 2024.

Bersamaan dengan Pilgub. Meski begitu, peluang untuk tokoh tokoh di atas sudah semakin sempit, karena dalam 5 tahun ke depan akan lahir tokoh tokoh muda dengan pemilih muda. 2024 adalah era generasi baru. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.