2 Rumah di Boalemo Hancur Dihantam Pohon Kelapa

Rumah warga di Desa Hutamonu yang dihantam pohon kelapa pada Senin(7/8)pagi

RadarGorontalo.com – Dua rumah milik warga di Desa Hutamonu Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo rusak parah akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang pada Senin(7/8)pagi. Untung saja, tak ada korban dalam kejadian ini. Berdasarkan informasi yang dirangkum RADAR Gorontalo, kejadian ini terjadi sekira pukul 10.30 WITA.

Saat itu pemilik salah satu rumah yakni Kisman Usman sedang tertidur di kamarnya. “Saat itu pemilik rumah, Kisman sedang berada di tempat tidur. Tiba-tiba ia terkejut mendengar suara keras dari bagian atap. Saat keluar, ia tak menyangka rumah tertimpa pohon kelapa. Kisman langsung keluar minta tolong,” ungkap Helmi Buloti, aparat pemerintah desa yang sempat diwawancarai RADAR Gorontalo di lokasi kejadian.

Menurut Helmi, kondisi cuaca saat itu sedang panas. Terik matahari begitu menyengat. Tak ada tanda-tanda bakal terjadi pohon tumbang. Namun diakuinya, tiupan angin begitu kencang. “Kemungkinan pohon tumbang akibat terpaan angin yang begitu kencang,” tandasnya singkat. Dari antara kedua rumah yang tertimpa pohon kelapa, rumah milik Kisman yang paling parah. Selain bagian atap yang rusak total, dinding rumah pun ambruk akibat tak mampu menahan pohon yang tumbang. Sedangkan, rumah warga lainnya yang berada di sisi kiri rumah Kisman, tak mengalami kerusakan yang signifikan. “Rumah yang parah ini milik Kisman. Sedangkan rumah disampingnya hanya mengalami kerusakan di bagian atap,” tambah Helmi. Beberapa saat setelah kejadian itu, istri Kisman Usman, Ratna Maaruf tiba di lokasi kejadian. Ia baru saja kembali dari tempat usaha jualan makanan di salah sekolah yang tak jauh dari rumah. Ia pun shock melihat kejadian tersebut.

Selanjutnya, kejadian rumah tertimpa pohon tumbang ini mendapat perhatian dari aparat kepolisian, TNI dan warga sekitar. Mereka berbondong-bondong memberikan bantuan dengan mengangkat batang pohon yang menimpa rumah warga. Setelah beberapa jam melakukan evakuasi, akhirnya tim yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI dan masyarakat sekitar ini berhasil menyingkirkan batang pohon, dan melakukan pembersihan di lokasi tersebut.

Sesuai informasi yang diterima oleh awak media ini, belum ada bantuan dari pemerintah terhadap para korban. Saat diwawancarai wartawan, para korban menyampaikan harapan kepada pemerintah untuk bisa memberikan solusi atas kejadian yang menimpa. (TR-65/RG-59)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *