2.140 Orang Berpotensi Terjangkit AIDS

ilustrasi (RG)
ilustrasi (RG)

RadarGorontalo.com – HIV/AIDS Masih menjadi momok. Penyakit mematikan ini, sudah memakan jutaan nyawa. di Kota Gorontalo sendiri, data terakhir menyebutkan sudah 38 orang meninggal dunia 107 penderita Hiv/Aids. Perilaku seks bebas, hingga penyimpangan seks, masih menjadi sumber penyebaran virus HIV.

Berdasarkan rumus kedokteran, dalam 1 kasus bisa dikalikan 20. Artinya, kalau ada 107 kasus, maka ada 2.140 orang yang rawan terpapar virus mematikan ini. Menurut Wawali Budi Doku yang juga Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Gorontalo, besarnya jumlah penderita, memang sudah sangat mengkhawatirkan. Kurangnya pengetahuan, serta pendidikan tentang bahaya seks bebas dan seks menyimpang, menjadi penyebab utama. Bahkan kata Budi, kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak khususnya usia sekolah, menyebabkan banyak siswa yang terjerumus pergaulan Lihat saja, total jumlah penderita Hiv/Aids di Kota Gorontalo khususnya, tak sedikit anak perempuan yang berstatus pelajar. “rata-rata korban meninggal, karena berhenti atau malas mengkonsumsi obat dari dokter,” ungkapnya.

Kata Budi lagi, berbagai upaya pencegahan sudah dilakukan KPA Kota Gorontalo. Mulai dari sosialisasi sampai penyuluhan. Namun, lagi-lagi kata Budi, lingkungan keluarga menjadi benteng paling utama, untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Disisi lain, selain gencar sosialiasi, pihaknya menggelar pemeriksaan bagi sedikitnya 4000 masyarakat Gorontalo, yang rencananya Sabtu (3/12) pekan ini. Pemeriksaan terbuka untuk semua kalangan, mulai dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pengusaha hingga ASN. “Ini nantinya akan masuk dalam rekor MURI (museum rekor indonesia). Disisi lain, juga bertujuan mendeteksi dini, penyebaran virus HIV di masyarakat,” imbuh Budi Doku. (rg-34)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.