10 Menit Yakinkan Jokowi, Waduk Bone Hulu dan Bolango Hulu Segera Dibangun

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (berpeci) mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/6) sore. (JAY/RG)

RadarGorontalo.com – Dia mampu yakinkan Presiden Jokowi untuk segera bangun Waduk Bone Hulu dan Waduk Bolango Hulu di Provinsi Gorontalo. Kedua mega proyek ini adalah solusi jangka pajang permasalahan banjir. Karena Rusli tidak mau konsep penanganan banjir ibarat pemadam kebakaran. “Nanti sudah banjir pemerintah datang bersama Mie Instan, dan begitu seterusnya tiap tahun”. Sehingga itu, penanganan jangka panjang persoalan banjir adalah terbangunya Waduk. Begitu juga sebaliknya ketika datang musim kering, kedua Waduk ini akan mensuplai air baku untuk lahan pertanian di Kota Gorontalo, Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo. “Alhamdulillah pak Presiden sangat setuju,” ungkap Rusli dihubungi Radar usai ratas selasa (6/6).

Selain Waduk, Presiden juga menyetujui proyek jalan penghubung Gorontalo Manado (Pelabuhan Gorontalo-Taludaa), menjadi proyek strategis nasional.

Sementara itu, lewat pidatonya Jokowi memuji perkembangan Provinsi Gorontalo. Dia sangat kagum Gorontalo sebagai daerah baru tapi mampu menyesuaikan dengan daerah-daerah yang sudah lama terbentuk. “Saya melihat Provinsi Gorontalo mampu tumbuh dengan cepat, di mana pada tahun 2016 angka pertumbuhan ekonominya mencapai 6,52 persen, lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, saya juga ingin mengingatkan kembali, bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi belumlah cukup,” kata Jokowi.

Namun untuk mengurangi angka kemiskinan, kata Jokowi, perlu fokus untuk pengembangan sektor pertanian, sektor perikanan, dan sektor kehutanan. Dan saat ini bukan saja telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi di Gorontalo, sekaligus juga memberikan kontribusi yang besar bagi penyerapan tenaga kerja. “Saya juga melihat Gorontalo memiliki sentra-sentra produksi komoditas unggulan di sektor pertanian, mulai dari padi, jagung, kelapa, kopra, kakao, dan juga tebu.

Yang kedua, saya juga ingin memberikan perhatian khusus pada upaya penciptaan nilai tambah dengan mengembangkan industri pengolahan berbasis pertanian dan perikanan. Untuk itu, saya minta pembangunan infrastruktur penunjang bagi hilirisasi industri segera disiapkan, seperti infrastruktur transportasi, gudang-gudang logistik yang dilengkapi dengan cold storage, dan juga sumber energi, dan penyediaan air bersih yang perlu dipercepat,” tutup Presiden.

Pada paparannya Gubernur Rusli Habibie menjelaskan bahwa selama ini sektor pertanian merupakan sektor andalan di mana sebagian besar masyarakat Gorontalo, hidup dari bertani, sehingga pemerintah terus memberikan perhatian besar pada sektor pertanina, termasuk juga sektor perikanan dan kehutanan yang merupakan sektor pendukung. Rusli juga berjanji akan memaksimalkan sektor sektor ini, agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo juga meningkat.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menkominfo Rudiantara, Menristekdikti M. Nasir, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (rg-50)

Berita Terkait

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *